Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2010

Memilih jenis usaha yang tepat

  Memilih jenis usaha yang tepat adalah proses yang sulit bagi Anda yang baru mulai menjadi pengusaha. Banyak mimpi-mimpi ketika ingin memulai bisnis, namun tetap beku terutama karena Anda tidak tahu bisnis apa yang cocok ketika ide-ide itu muncul dalam benak Anda. Berikut ini sepuluh tips tentang memilih bisnis rumahan yang mungkin cocok untuk Anda. 1. Daripada memilih bisnis pertama yang terlintas dalam pikiran Anda, coba luangkan waktu untuk mengeksplorasi berbagai pilihan. Pilih ide bisnis lainnya! Bacalah buku yang mungkin akan memberikan ide bisnis rumahan atau bisnis kecil, dan artikel atau majalah wirausaha dan marketing yang lagi tren dan ada permintaan pasar. Dengan pertumbuhan fenomenal dari Internet, informasi yang Anda butuhkan sekarang gampang Anda cari. 2. Cari tahu apa saja jenis bisnis yang menarik bagi Anda. Tentukan tujuan Anda, minat, keinginan dan kemampuan. Yang penting adalah bahwa Anda harus menikmati bisnis Anda tersebut. Pengusaha yang berhasil adalah mereka

AOC Razor, Lebih Tipis dari iPad

AOC Razor, Lebih Tipis dari iPad   from Tabloid PCplus by Wiwiek Juwono JAKARTA, SENIN – Nama serinya Razor. Dibandingkan monitor LED sekelas, AOC Razor memang superramping — walaupun jelas tidak setipis silet. Saat peluncuran di Jakarta (15/10/2010), Razor didampingkan dengan Apple iPad yang sedang naik daun. Dan memang Razor yang jauh lebih besar ukuran badannya itu terlihat lebih tipis. Seberapa ramping sebenarnya fisik Razor? Tebalnya 'cuma' 1.29cm. "Tertipis di dunia," tandas Bun Kim San (Business Manager, PT Mega Komputindo Lestari). Dengan kata lain, monitor ini hemat tempat. Kok bisa tipis begitu? Ini, kata Kim San, karena panel LED tipis dengan rangkaian ada di bawahnya, dan bukan di LCD-nya. Tapi tipis saja kurang berarti bukan? Karena itulah seri Razor tersebut dibekali fitur-fitur unggulan lain. "Green display, ramah lingkungan. Bebas timbal dan hemat konsumsi listrik sampai 50% (bila dibandingkan teknologi tradisional layar 4CCFL sebelumnya).

Sebuah asteroid seukuran bus bertingkat baru saja melintas sangat dekat dengan Bumi

Asteroid Luput Tabrak Bumi Minggu, 17/10/2010 09:00 WIB - ant Sebuah asteroid seukuran bus bertingkat baru saja melintas sangat dekat dengan Bumi, tepatnya melintas di antara garis orbit Bulan dan Bumi, pada Senin (11/10), awal pekan lalu. Batu luar angkasa yang dinamai 2010 TD54 itu melintas hanya 28.000 mil dari Bumi pada pukul 10.51 pagi waktu London, atau kira-kira pukul 5.51 WIB. Para ilmuwan seperti laporan Dailymail, meski melintas sangat dekat dengan Bumi, asteroid tidak akan memasuki atmosfer Bumi. Astroid itu hancur sebelum mencapai permukaan Bumi. "Sebuah batuan luar angkasa seukuran itu akan terbakar habis di atmosfer kita dan tidak akan membahayakan permukaan bumi," tulis badan antariksa Amerika Serikat, NASA. Batu luar angkasa itu dideteksi oleh NASA di Arizona Kitt Peak National Solar Telescope, AS. Asteroid TD54 merupakan asteroid terbaru yang melintas sangat dekat dengan Bumi. September silam para astronom melihat sebuah benda luar angkasa berbahaya, ya

Ilmuwan Temukan Sumber Panas di Atlantik

Ilmuwan Temukan Sumber Panas di Atlantik Minggu, 17/10/2010 09:00 WIB - mas Keajaiban alam kembali ditemukan sekelompok ilmuwan. Kali ini, para ilmuwan dari Center for Marine Environmental Sciences and the Max Planck Institute for Marine Microbiology di Bremen, Jerman, berhasil menemukan titik sumber panas di Samudera Atlantik. Titik hidrotermal itu mereka temukan sekitar 500 kilometer sebelah selatan-barat Azores. Sumber panas yang ditemukan itu berbentuk cerobong asap setinggi satu meter yang mengeluarkan cairan dengan suhu lebih dari 300 derajat Celcius. Sebagaimana dikutip Sciendaily, para ilmuwan menemukan sumber panas berkat alat echosounder. Alat tersebut memungkinkan, penampakan kondisi dasar laut dari permukaan. Dari alat itu tampak, gelembung gas di dalam air. Dari echosounder itu pula, mereka berhasil menemukan lima titik sumber panas lainnya. "Masih banyak lagi situs-situs aktif kecil di sepanjang Mid-Atlantic Ridge," ujar pimpinan proyek penelitian, Dr Nicol