Langsung ke konten utama

Bintang Kerdil Terdingin Ditemukan

 

Oleh Arief Sujatmoko antariksa

image

NASA/JPL-Caltech/UCLA

Bintang kerdil coklat dengan temperatur terdingin telah ditemukan oleh NASA. Temperaturnya mirip dengan temperatur ruangan, 25 derajat Celcius. 

Si kerdil itu ditemukan teleskop Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE) pada jarak bintang yang berjarak 9 hingga 40 tahun cahaya. "Bintang kerdil yang kami temukan sebelumnya memiliki temperatur seperti oven," ungkap anggota WISE, Davy Kirkpatrick. "Sekarang kami telah menemukan bagian dingin dari sebuah rumah," tambahnya.
Michael Cushing yang juga anggota dari WISE mengatakan, "Hal ini membuktikan bahwa masih banyak tetangga Bumi yang belum terjelajah menggunakan WISE."
Dengan menggunakan huruf para astronom mengklasifikasikan bintang sesuai dengan tingkat panasnya, O, B, A, F, G, K, M, L, T, dan Y. O adalah yang terpanas dan Y bintang yang paling dingin. Matahari terletak di posisi G dan untuk bintang kerdil coklat yang baru saja ditemukan terklasifikasi sebagai bintang Y.
Bintang kerdil sebenarnya adalah bintang yang gagal. Namun, dalam prosesnya mereka tidak mempunyai massa yang cukup untuk membakar thermonuclear, sehingga mereka akhirnya meredup dan menjadi dingin. (Sumber: NASA)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Vitamin C tak Sembuhkan Flu, Benarkah?

  Sakit akibat terserang flu (ilustrasi)   REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak orang akan memperbanyak konsumsi vitamin C saat terserang influenza. Tapi sebenarnya, mengonsumsi vitamin C bukanlah cara untuk menghentikan flu.  Vitamin C hanya menguatkan imun tubuh dan mempersempit durasi sakit flu. Jika orang biasa sembuh flu dalam waktu 7 hari, seseorang yang terbiasa memakan makanan yang mengandung Vitamin C umumnya akan sembuh lebih cepat dari orang biasa. “Ya katakanlah 2-3 hari dia sudah sembuh dari flu. Vaksin yang diberikan dokter juga biasanya punya fungsi sama (mempersempit durasi sakit),” ujar Dr. Lula Kamal di acara 'Melegakan Gejala Batuk dan Pilek untuk Si Kecil dan #BayiGede', Rabu, di Jakarta.  Dokter yang membintangi beberapa judul sinetron ini juga mengatakan, tidak ada makanan khusus yang harus dikonsumi seseorang yang terserang flu. Hanya disarankan menghindari makanan yang membuatnya tidak nyaman. Pengidap penyakit flu juga harus memperbanyak min...

Perbandingan TV Tabung, Plasma, LCD, dan LED TV

TV melalui perkembangannya yang beragam, mulai mengutamakan sisi ukuran, kualitas gambar, dan mulai peduli terhadap kelestarian lingkungan. Dimulai dari maraknya TV Tabung, lalu berkembang menjadi Plasma TV, hingga kini yang banyak beredar di pasaran modern seperti LCD TV dan LED TV dengan ukurannya yang tipis. Bahkan, memiliki TV di rumah atau di kantor sudah merupakan suatu kebutuhan hiburan yang mendasar bagi Anda saat ini. Namun, tahukah Anda perbedaan dari tiap jenis TV tersebut? Tabel Perbandingan TV Tabung, Plasma TV, LCD TV, dan LED TV Fitur TV Tabung Plasma TV LCD TV LED TV Harga Paling rendah Rendah Tinggi Paling Tinggi Lebar Sudut Pandang Baik Baik Kurang Baik Paling Baik Ukuran Berat, tebal & besar Berat, tebal & besar Ringan & tipis Paling ringan & paling tipis Keawetan Tahan lama Tahan lama Sedang Sedang Daya Listrik Boros Boros Hemat Paling Hemat Refresh & Response Rate Tinggi Tinggi Rendah Tinggi Kualitas Gambar & Warna Sedang Sedang B...

Kombinasi Minum Kopi dan Tidur Tingkatkan Kerja Otak

Secangkir Kopi. Ilustrasi. REPUBLIKA.CO.ID, LOUGHBOROUGH -- Serangkaian eksperimen oleh tim peneliti dari Inggris dan Jepang menemukan bahwa kombinasi antara meminum kopi dan tidur sebentar memaksimalkan kewaspadaan otak, jauh lebih baik dibandingkan bila dilakukan terpisah. Dalam eksperimen di Loughborough University di Inggris, sekelompok peserta eksperimen yang dalam keadaan lelah meminum kopi dan tidur langsung setelahnya selama 15 menit, melakukan paling sedikit kesalahan dalam sebuah simulasi mengemudi, dibandingkan mereka yang hanya minum kopi ataupun hanya tidur singkat. Rahasianya terletak pada kombinasi kafein dan tidur yang mempengaruhi neuromodulator bernama adenosine. Aktivitas normal secara perlahan meningkatkan level adenosine di otak, yang membuat orang merasa lelah. Kopi mengurangi adenosine, sementara tidur menghilangkannya dari otak. Studi menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu 20 menit bagi kafein untuk mulai mempengaruhi otak, tidur sebentar langsung setelah meng...