Langsung ke konten utama

Kronologi Perang Dunia 1

 

Berikut merupakan kronologi perang dunia I mulai dari pembunuhan Franz Ferdinand sampai Perjanjian Versailles pada 1918 :

  • Pembunuhan putra mahkota Austria (Franz Ferdinand) oleh Gavrilo Principe.
  • 28 Juli 1914, Austria-Hongaria menyatakan perang terhadap Serbia, kemudian menyerang Beograd. Sementara itu, Rusia segera membantu Serbia sambil melakukan mobilisasi militer ke kawasan Austria-Hongaria dan Jerman.
  • Prancis membantu Rusia dalam menghadapi serangan Austria-Hongaria. 30 Juli 1914, Rusia melakukan ultimatum terhadap Austria-Hongaria agar menarik pasukannya yang dikirim ke Serbia.
  • 1 Agustus 1914, Jerman menyatakan perang terhadap Rusia. 3 Agustus 1914, Jerman menyatakan perang terhadap Prancis.
  • Jerman menyerbu Belgia, karena Belgia merupakan jalan terdekat menuju Prancis. 4 Agustus 1914, Inggris menyatakan perang terhadap jerman.
  • 5 Agustus 1914, 5 negara besar Eropa, yaitu Jerman dan Austria-Hongaria bertempur melawan Inggris, Prancis, dan Rusia.
  • Agustus 1914, Jerman berhasil memukul mundur invansi Rusia di Tannanberg, Prusia Timur.
  • September 1914, Prancis menghentikan pasukan Jerman di Marne.
  • Oktober 1914, Turki bergabung dengan negara sentral melawan Rusia. Secara diam-diam, Sekutu membantu Rusia dengan mengirim armada lautnya ke Dardanella dan pasukannya ke semenanjung Gallipoli. Setelah pertempuran Gallipoli, Sekutu menyerangTurki dan menduduki wilayah kekuasaannya di Timur Tengah.
  • Pasukan Afrika Selatan, Inggris, dan Prancis berhasil menduduki jajahan-jajahan Jerman di Afrika, sedangkan Jepang dan Australia merebut jajahan Jerman di kawasan Asia-Pasifik.
  • 1915, Turki dan Bulgaria bergabung dengan Jerman. Mei 1915, Italia berbalik bergabung dengan Sekutu dan terlibat dalam pertempuran di Alpen dengan pasukan Austria.
  • Pada akhir 1915, Serbia dan Montenegro dikuasai Jerman. Kemacetan militer terjadi di front barat. Hal tersebut terjadi setelah serangan Jerman di Verdun (Februari 1916) dan serangan balasan Sekutu di Somme (Juli 1916). Inggris tetap meneruskan blokade laut terhadap Eropa. Sementara itu, kapal selam Jerman menyerang kapal dagang sekutu.
  • Maret 1917, tiga kapal dagang Amerika Serikat ditenggelamkan. Telegram Zimmerman mendorong Amerika Serikat melibatkan diri dalam perang pada 6 April 1917.
  • Maret 1917, Tsar di Rusia berhasil digulingkan. November 1917, golongan Bolshevik merebut kekuasaan, dan Maret 1918 menandatangani perjanjian perdamaian dengan Jerman di Litovsk.
  • Pada 1918, terjadi serangan Jerman besar-besaran dan berhasil memukul mundur Sekutu ke Marne, tapi itu merupakan serangan terakhir bagi Jerman.
  • September 1918, Garis Hindenburg ditembus dan Jerman terdesak. Negara Sentral mengusulkan perdamaian, disusul dengan gencatan senjata pada 11 November 1918.
  • Perjanjian Versailles pada 28 Juni 1919 ditandatangani di Paris dengan membebankan rampasan perang pada Jerman. Perang Dunia I berakhir dengan kemenangan di pihak Sekutu.
  • http://didikbani.blogspot.com/2012/11/kronologi-perang-dunia-1.html

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Vitamin C tak Sembuhkan Flu, Benarkah?

  Sakit akibat terserang flu (ilustrasi)   REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak orang akan memperbanyak konsumsi vitamin C saat terserang influenza. Tapi sebenarnya, mengonsumsi vitamin C bukanlah cara untuk menghentikan flu.  Vitamin C hanya menguatkan imun tubuh dan mempersempit durasi sakit flu. Jika orang biasa sembuh flu dalam waktu 7 hari, seseorang yang terbiasa memakan makanan yang mengandung Vitamin C umumnya akan sembuh lebih cepat dari orang biasa. “Ya katakanlah 2-3 hari dia sudah sembuh dari flu. Vaksin yang diberikan dokter juga biasanya punya fungsi sama (mempersempit durasi sakit),” ujar Dr. Lula Kamal di acara 'Melegakan Gejala Batuk dan Pilek untuk Si Kecil dan #BayiGede', Rabu, di Jakarta.  Dokter yang membintangi beberapa judul sinetron ini juga mengatakan, tidak ada makanan khusus yang harus dikonsumi seseorang yang terserang flu. Hanya disarankan menghindari makanan yang membuatnya tidak nyaman. Pengidap penyakit flu juga harus memperbanyak min...

Perbandingan TV Tabung, Plasma, LCD, dan LED TV

TV melalui perkembangannya yang beragam, mulai mengutamakan sisi ukuran, kualitas gambar, dan mulai peduli terhadap kelestarian lingkungan. Dimulai dari maraknya TV Tabung, lalu berkembang menjadi Plasma TV, hingga kini yang banyak beredar di pasaran modern seperti LCD TV dan LED TV dengan ukurannya yang tipis. Bahkan, memiliki TV di rumah atau di kantor sudah merupakan suatu kebutuhan hiburan yang mendasar bagi Anda saat ini. Namun, tahukah Anda perbedaan dari tiap jenis TV tersebut? Tabel Perbandingan TV Tabung, Plasma TV, LCD TV, dan LED TV Fitur TV Tabung Plasma TV LCD TV LED TV Harga Paling rendah Rendah Tinggi Paling Tinggi Lebar Sudut Pandang Baik Baik Kurang Baik Paling Baik Ukuran Berat, tebal & besar Berat, tebal & besar Ringan & tipis Paling ringan & paling tipis Keawetan Tahan lama Tahan lama Sedang Sedang Daya Listrik Boros Boros Hemat Paling Hemat Refresh & Response Rate Tinggi Tinggi Rendah Tinggi Kualitas Gambar & Warna Sedang Sedang B...

Mengapa Mie Instan dapat Mempersingkat Hidup Anda

  Mie instan Ternyata mie instan, makanan murah yang digemari banyak anak kost dan para pecinta mie di mana pun berada, dikaitkan dengan serangan jantung dan diabetes. Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Nutrition menemukan bahwa produk-produk mie instan dapat meningkatkan risiko sindrom kardiometabolik  - faktor risiko penyakit kardiovaskular dan stroke yang parah - khususnya bagi perempuan. “Penelitian ini penting karena banyak orang yang mengonsumsi mie instan tanpa mengetahui kemungkinan risikonya terhadap kesehatan,” ungkap pemimpin peneliti Hyun Joon Shin, MD, dalam siaran pers. Shin, salah seorang pakar kardiologi di Baylor University Medical Center sekaligus mahasiswa doktoral nutrisi epidemologi di Harvard School of Public Health, tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar lebih lanjut. Untuk penelitian tersebut, peneliti melihat data dari 10.711 orang dewasa berusia antara 19 hingga 64 tahun, yang dikumpulkan melalui perwakilan nasional Korean Nation...