Langsung ke konten utama

Merubah CDMA ke GSM

 

Teknologi HandPhone CDMA dan GSM terkadang membuat orang bingung harus memilih yang mana, di satu sisi, CDMA dikenal karena biaya operasional (baca:pulsa) yang lebih murah, namun disisi lain GSM punya keunggulan jangkauan yang lebih luas.


Trik ini sebenarnya sudah lama, tapi mungkin hanya sedikit yang tahu dan biasanya paling cuma orang-orang counter HP saja. Tapi karena trik ini sebenarnya bukanlah suatu rahasia besar (TOP SECRET) yang hanya orang tertentu saja yang boleh tahu, maka saya akan mengungkapkannya disini.


Manfaat yang bisa didapatkan dengan menyisipkan nomor CDMA ke nomor GSM antara lain:


HP GSM akan memiliki 2 nomor sekaligus dalam satu Handphone.
HP anda akan dapat dihubungi secara lokal bahkan lewat telepon koin pun bisa.
Nomor CDMA lokal anda masih dapat dihubungi sekalipun berada diluar daerah.
Nggak perlu beli HP CDMA untuk menggunakan nomor CDMA.


Tapi ini bukannya tanpa kelemahan maupun keterbatasan :
Nomor CDMA lokal anda hanya dapat digunakan untuk menerima telepon saja, sedangkan fungsi untuk menelpon, mengirim dan menerima SMS tetap ditangani oleh nomor GSM.


Bagaimanapun juga pulsa nomor CDMA tetap harus diisi sekalipun tidak digunakan, karena nomor CDMA bisa tidak berfungsi kalau pulsa hangus atau kosong.


Dikenakan biaya airtime yang dipotong langsung dari pulsa CDMAnya walaupun cuma terima telepon saja.


Tapi paling nggak Trik ini bisa dimanfaatin bagi anda yang sibuk dan harus mobile ke luar daerah, ataupun untuk tetap keep in touch pada saat pulang kampung ataupun liburan.


Yang harus disiapkan yaitu:


HP GSM dan nomor GSM tentunya untuk ditambahkan nomor CDMA.
HP CDMA sebaiknya dengan Fasilitas Ruim Dual Band yang menggunakan kartu dan bukan yang di injek) seperti : Nokia 2115, 6015, 6016, 6585, dll. Dan nggak perlu beli, karena cuma dipakai sebentar aja, bisa pinjem sama saudara, temen, tetangga ataupun tempat dimana beli nomor CDMA nya.

Kartu Perdana CDMA, pilih yang sesuai untuk di sisipkan ke nomor GSM anda.
Star One untuk : Mentari, IM3, dan Matrix
Flexy untuk : Simpati, Kartu AS, Kartu Hallo
Esia untuk : Simpati, Kartu AS, Kartu Hallo dan XL
Pemilihan kartu harus benar-benar sesuai, jika tidak maka trik ini nggak akan berhasil.


Cara Menyisipkannya:
Masukkan kartu perdana CDMA yang telah dibeli kedalam HP CDMA .
Lakukan Pengaktifan


Untuk Star One :
Tekan *92 + Nomor HP anda (No. HP GSM yang ingin disisipi) misalnya: *92081512345678
Tekan OK/Yes.. lalu dengarkan
Setelah selesai tutup HP CDMA nya
Di test dengan menelpon ke No. CDMA, jika yang berdering adalah HP GSM berarti anda telah berhasil !!


Untuk Flexy :
Tekan *71 + Nomor HP anda (No. HP GSM yang ingin disisipi) misalnya: *7108125712345
Tekan OK/Yes dan dengarkan…
Setelah selesai tutup HP CDMA nya
Di test dengan menelpon ke No.CDMA, jika HP GSM anda berdering, maka anda telah berhasil !!


Untuk Esia :
Tekan *12 + Nomor HP anda (No. HP GSM yang ingin disisipi) misalnya: *12081612345678
Tekan OK/Yes dan dengarkan…
Setelah selesai tutuh HP CDMA nya
Di test kembali dengan menelpon ke No.CDMA, jika HP GSM anda yang berdering, maka anda telah berhasil !!


Nggak sulit kan, kurang lebih seperti mengisikan pulsa dari voucher yang kita beli saja.


Suatu saat mungkin kita ingin mengembalikan nomor CDMA kedalam kartu asalnya agar bisa digunakan di HP CDMA, berikut cara-cara untuk mengembalikannya.


Untuk Star One
Tekan *920
Tekan OK/Yes dan dengarkan…
Setelah selesai tutup
Di test dengan menelpon ke nomor CDMA, jika HP CDMA berdering, maka nomor telah kembali ke kartu asalnya.


Untuk Flexy
Tekan *710
Tekan OK/Yes dan dengarkan…
Setelah selesai tutup
Di test dengan menelpon ke nomor CDMA, jika HP CDMA berdering, maka nomor telah kembali ke kartu asalnya.


Untuk Esia
Tekan *120
Tekan OK/Yes dan dengarkan…
Setelah selesai tutup
Di test dengan menelpon ke nomor CDMA, jika HP CDMA berdering, maka nomor telah kembali ke kartu asalnya.

http://punyahape.blogspot.com/2012/10/merubah-cdma-ke-gsm.html

“sekedar informasi belum di uji coba”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Vitamin C tak Sembuhkan Flu, Benarkah?

  Sakit akibat terserang flu (ilustrasi)   REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak orang akan memperbanyak konsumsi vitamin C saat terserang influenza. Tapi sebenarnya, mengonsumsi vitamin C bukanlah cara untuk menghentikan flu.  Vitamin C hanya menguatkan imun tubuh dan mempersempit durasi sakit flu. Jika orang biasa sembuh flu dalam waktu 7 hari, seseorang yang terbiasa memakan makanan yang mengandung Vitamin C umumnya akan sembuh lebih cepat dari orang biasa. “Ya katakanlah 2-3 hari dia sudah sembuh dari flu. Vaksin yang diberikan dokter juga biasanya punya fungsi sama (mempersempit durasi sakit),” ujar Dr. Lula Kamal di acara 'Melegakan Gejala Batuk dan Pilek untuk Si Kecil dan #BayiGede', Rabu, di Jakarta.  Dokter yang membintangi beberapa judul sinetron ini juga mengatakan, tidak ada makanan khusus yang harus dikonsumi seseorang yang terserang flu. Hanya disarankan menghindari makanan yang membuatnya tidak nyaman. Pengidap penyakit flu juga harus memperbanyak min...

Perbandingan TV Tabung, Plasma, LCD, dan LED TV

TV melalui perkembangannya yang beragam, mulai mengutamakan sisi ukuran, kualitas gambar, dan mulai peduli terhadap kelestarian lingkungan. Dimulai dari maraknya TV Tabung, lalu berkembang menjadi Plasma TV, hingga kini yang banyak beredar di pasaran modern seperti LCD TV dan LED TV dengan ukurannya yang tipis. Bahkan, memiliki TV di rumah atau di kantor sudah merupakan suatu kebutuhan hiburan yang mendasar bagi Anda saat ini. Namun, tahukah Anda perbedaan dari tiap jenis TV tersebut? Tabel Perbandingan TV Tabung, Plasma TV, LCD TV, dan LED TV Fitur TV Tabung Plasma TV LCD TV LED TV Harga Paling rendah Rendah Tinggi Paling Tinggi Lebar Sudut Pandang Baik Baik Kurang Baik Paling Baik Ukuran Berat, tebal & besar Berat, tebal & besar Ringan & tipis Paling ringan & paling tipis Keawetan Tahan lama Tahan lama Sedang Sedang Daya Listrik Boros Boros Hemat Paling Hemat Refresh & Response Rate Tinggi Tinggi Rendah Tinggi Kualitas Gambar & Warna Sedang Sedang B...

Mengapa Mie Instan dapat Mempersingkat Hidup Anda

  Mie instan Ternyata mie instan, makanan murah yang digemari banyak anak kost dan para pecinta mie di mana pun berada, dikaitkan dengan serangan jantung dan diabetes. Sebuah studi yang diterbitkan di Journal of Nutrition menemukan bahwa produk-produk mie instan dapat meningkatkan risiko sindrom kardiometabolik  - faktor risiko penyakit kardiovaskular dan stroke yang parah - khususnya bagi perempuan. “Penelitian ini penting karena banyak orang yang mengonsumsi mie instan tanpa mengetahui kemungkinan risikonya terhadap kesehatan,” ungkap pemimpin peneliti Hyun Joon Shin, MD, dalam siaran pers. Shin, salah seorang pakar kardiologi di Baylor University Medical Center sekaligus mahasiswa doktoral nutrisi epidemologi di Harvard School of Public Health, tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar lebih lanjut. Untuk penelitian tersebut, peneliti melihat data dari 10.711 orang dewasa berusia antara 19 hingga 64 tahun, yang dikumpulkan melalui perwakilan nasional Korean Nation...